Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Seputar Pelaksanaan Aqiqah

Pelaksanaan aqiqah secara sederhana dapat diartikan sebagai penyembelihan hewan, sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anggota keluarga baru. Setiap orang tua boleh melakukan aqiqah untuk anak-anaknya. Biasanya acara ini dilakukan dengan menyembelih hewan kambing serta mencukur rambut bayi tersebut. Aqiqah bisa dilakukan pada hari ke tujuh kelahiran sekaligus memberikan nama.

Setiap orang yang melakukan aqiqah bisa sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing. Bisa acara diadakan secara sederhana seperti menyembelih kambing dan makan bersama. Boleh juga dengan mengadakan pengajian dan syukuran besar untuk anaknya. Anda bisa memikirkan dengan matang acara aqiqah anak sesuai keinginan yang terpenting tidak membebani secara ekonomi.

Banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan ketika pelaksanaan aqiqah, Anda bisa menyembelih hewan sendiri atau menggunakan jasa penyedia daging aqiqah terutama di daerah Cikarang. Untuk lebih memahami apa saja hal-hal yang harus diperhatikan, Anda bisa membaca berbagai ulasan dibawah ini. Dengan begitu, diharapkan bisa mempersiapkan dengan baik acara aqiqah anak.

Memahami dan Mempelajari Secara Mendalam Tentang Aqiqah

Akikah atau yang dalam bahasa Arabnya Aqiqah adalah penyembelihan hewan dalam syariat Islam seperti kambing, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas kelahiran seorang bayi. Setiap bayi lahir diperbolehkan untuk diadakan aqiqah sesuai dengan kemampuan orang tuanya. Jika dirasa orang tua mampu pelaksanaan aqiqah bisa dilakukan segera mungkin.

Tahukah Anda dalam bahasa Arab, sebenarnya aqiqah mempunyai arti memutus atau melubangi. Hal ini memang benar karena dalam pelaksanaan acara aqiqah, hewan akan disembelih dan juga ada pemotongan rambut bayi. Jadi makna aqiqah secara syariat bisa dikatakan penyembelihan hewan yang dikurbankan, sebagai bentuk penebusan bayi baru dilahirkan.

Pelaksanaan aqiqah merupakan suatu bentuk ibadah kepada Allah untuk mencari ridha-Nya. Sehingga akan sangat baik jika segera dilakukan terutama pada hari ke 7 kelahiran bayi tersebut. Namun faktanya banyak orang tua yang belum mampu melaksanakan aqiqah pada hari ke 7, hal ini biasa terjadi karena faktor ekonomi dari orang tua.

Perlu diketahui bahwa penyembelihan hewan aqiqah tentu sangat berbeda dengan hewan kurban. Jadi Anda harus memahami dengan baik aturan-aturan maupun dasar-dasar melaksanakan aqiqah. Agar tidak terjadi masalah dan tetap sesuai dengan hukum-hukum Islam. Untuk membantu Anda semua informasi tentang aqiqah akan diuraikan dibawah ini secara sederhana agar mudah dipahami.

Dasar-dasar dan Hukum Dalam Melaksanakan Aqiqah Bagi Bayi

Pelaksanaan aqiqah merupakan hal sunnah atau bisa dibilang sebagai anjuran Nabi Rasulullah SAW. Hendaknya sebagai umat Muslim melaksanakan aqiqah meskipun hanya untuk yang mampu menyembelih hewan yaitu kambing. Namun bagi yang tidak mampu atau tidak memiliki harta berlebih maka hukumnya sunnah.

Hukum untuk hewan yang akan disembelih yaitu dari jumlah hewan untuk bayi laki-laki dan perempuan berbeda. Untuk bayi laki-laki yaitu dua hewan dan untuk perempuan satu hewan bisa kambing atau domba. Sementara hukum terkait waktu pelaksanaan acara aqiqah bisa dilakukan pada saat hari ke 7 bayi dilahirkan, ke 14, ke 21.

Syarat yang Harus Dipenuhi Oleh Orang Tuda Dalam Melaksanakan Aqiqah

  1. Laki-laki 2 ekor, perempuan 1 ekor

Bagi Anda yang ingin melaksanakan aqiqah untuk bayi yang baru lahir maka harus mengetahui syarat-syarat umumnya. Hal ini penting dilakukan mengingat pelaksanaan aqiqah adalah sebuah ibadah kepada Allah. Syarat aqiqah untuk bayi laki-laki haruslah dua ekor hewan, sedangkan untuk anak perempuan satu ekor hewan bisa domba atau kambing.

 

  1. Daging dibagikan sudah matang

Penyembelihan hewan untuk aqiqah berbeda dengan hewan kurban jadi pembagiannya juga berbeda. Jika daging hewan kurban akan dibagikan secara mentah, sedangkan daging hewan aqiqah dibagikan secara matang. Biasanya masyarakat membagikan daging aqiqah dibuat seperti nasi kotak. Daging akan dimasak sate dan gule kemudian ada nasi juga ditambah buah sebagai pelengkap.

 

  1. Tidak boleh mematahkan tulang hewan

Syarat yang harus dipenuhi ketika pelaksanaan aqiqah untuk bayi yaitu tidak boleh mematahkan tulang hewan pada saat menyembelih. Hal ini dipercaya demi kebaikan sang bayi dan bisa tumbuh dewasa dengan sempurna. Sehingga diharapkan untuk keselamatan anggota tubuh dan badan yang ada pada bayi tersebut.

 

  1. Hewan tidak cacat dan sudah cukup usia

Ketika Anda akan melaksanakan aqiqah sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran bayi di dalam keluarga. Maka harus memilih sendiri hewan yang akan disembelih untuk aqiqah. Anda harus benar-benar memastikan jika hewan baik domba atau kambing tidak cacat. Kemudian juga tidak boleh terlalu kurus atau terlihat tidak sehat dan cukup usianya.

Hal-Hal Lain yang Harus Dipertimbangkan Dalam Melaksanakan Aqiqah

  1. Pertimbangan dasar ekonomi

Dalam pelaksanaan aqiqah perlu banyak pertimbangan agar acara syukuran yang diinginkan bisa berjalan lancar. Pertimbangan yang utama tentu saja dari dasar ekonomi Anda dan keluarga. Jika dirasa mampu maka aqiqah bisa dilaksanakan pada hari ke-7 bayi dilahirkan. Begitupun dengan acara yang dilakukan bisa dibuat sederhana sesuai dengan keuangan Anda.

 

  1. Keputusan pembagian daging

Pembagian daging dari hasil menyembelih aqiqah haruslah dalam bentuk sudah dimasak. Pembagian daging diperbolehkan untuk disedekahkan sebagian kemudian sisanya dimakan bersama. Bisa juga Anda menyedekahkan semuanya kepada sesama, tetangga dan masyarakat. Namun biasanya acara aqiqah identik dengan mengumpulkan semua tetangga maupun saudara, untuk duduk bersama berdoa dan menikmati daging aqiqah.

 

  1. Tidak boleh patungan

Perlu Anda ketahui kalau pelaksanaan aqiqah sangat berbeda dengan penyembelihan daging kurban pada saat Idul Adha. Jadi hewan yang disembelih untuk aqiqah tidak boleh hasil patungan dari beberapa orang. Kalau hewan kurban boleh satu hewan untuk delapan orang. Baik satu atau dua hewan yang akan disembelih hanya untuk bayi tersebut.

 

  1. Teknis pelaksanaan acara aqiqah

Jika akan melaksanakan aqiqah perlu juga dipertimbangkan perihal penyembelihan hewan. Menyembelih hewan tentu membutuhkan tenaga dan tempat tersendiri. Saat ini banyak orang yang menginginkan cara lebih praktis dalam pelaksanaan acara aqiqah. Ada jasa penyedia daging aqiqah, jadi Anda bisa memilih hewan yang diinginkan nanti langsung dimasak jadi tidak perlu lagi repot.

Setiap orang tua yang memiliki bayi sebagai anggota keluarga baru pasti akan merasa sangat bersyukur. Sebagai umat Islam melaksanakan aqiqah merupakan ungkapan syukur atas pemberian rahmat berupa seorang bayi. Maka setiap orang tua disarankan untuk melaksanakan aqiqah pada setiap anaknya. Terkait pelaksanaan aqiqah sendiri bisa disesuaikan dengan kemampuan orang tua.

Share this post on: